KEMATIAN


Kucing kecil yang entah dari mana. Entah dimana induknya. Entah dimana tinggalnya. Tetiba di depan salah satu wisma di Yogyakarta.
Siapa yang menyangka, beberapa hari setelah ditemukan, kemudian di hari Jum’at, dia meninggal (penggunaan kata “meninggal” biar lebih halus). Innalillahi wainnailahi raji’uun.
Dia meninggal di hari yang istimewa. Tak ada yang tau dia meninggal begitu cepat. Dan, kita pun tak tau kapan kita akan meninggal bukan? Di hari apa dan pada saat sedang bagaimana?
Beruntunglah orang- orang yang meninggal ketika sedang berkhalwat dengan Rabb-nya saat sujud yang panjang di pertengahan sholat.
Beruntunglah orang- orang yang meninggal ketika sedang memuraja’ah hafalan al-Qur’an atau sedang sibuk berthalabul ilmi.
Beruntunglah orang- orang yang meninggal dengan membawa pahala- pahala ibadahnya dan penjagaannya atas apa- apa yang dilarang maupun yang dimakruhkan oleh syariat Islam.
Semoga kita menjadi orang- orang yang beruntung yang selalu berada di jalan Allah ta’ala yang haq.

Aamiin.
Ditulis di hari Jum’at, 08 Sya’ban 1438 Hijriyah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s