Jomblo- satu kata yang bermakna

TenanglahJomblo itu digelarkan kepada orang yang masih single (baca: sendirian- yang bisa diartikan pula dengan seseorang yang belum memiliki status pernikahan dengan siapa pun, meski kebanyakan orang mengartikan orang yang belum punya pacar, tetapi saya pribadi nggak setuju dengan arti tersebut karena saya nggak setuju dengan pacaran sebelum menikah).

Well, setelah membahas sedikit tentang arti ‘jomblo’, mari kita bahas lebih lanjut tentang suka duka menjadi seorang jomblo.

Bagi saya yang termasuk jojoba (yaitu jomblo- jomblo bahagia), saya sangat menikmati kesendirian ini. Bisa dibilang jadi jomblo itu salah satu fase yang harus dinikmati sebelum datangnya seorang pasangan yang halal untuknya.

Dengan jadi jomblo, kita bisa pergi kemana pun kita mau, asal udah dapat izin aja dari ibunda-ayahanda, dan jaraknya tidak termasuk safar. Tak ada yang bakal merasa cemburu juga sama kita, walaupun saat itu sedang sangat sibuk dengan tugas- tugas kuliah ataupun dengan kawan- kawan. Menikmati kesendirian itu menyenangkan, bagaikan kita berjalan di atas pasir putih di tepi pantai yang indah, hanya bermain dengan ombak- ombak kecil di tepian karena selayaknya seorang jomblo memang belum punya sebuah perahu untuk berlayar di tengah lautan.

Seorang jomblo itu menyenangkan ketika kita menikmati fase ini. Cukup dekatkan diri kita kepada Rabb kita, mencoba istiqomah di jalan- Nya dengan mengikuti suri taulan kita -Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam. Jadilah kita bisa menjadi jomblo mulia, yang merasa tidak masalah dalam kesendirian dalam asmara, yang penting selalu dekat dengan Sang Penciptanya, dan bisa menjaga diri dari kemaksiatan.

Walau demikian, ada juga sisi duka menjadi seorang jomblo dan ini memang tidak bisa dipungkiri juga kan ya? Hehe.. yaitu ketika kamu dapat undangan dari kawan- kawan kamu yang satu per satu menikah dan kamu nggak tau mau datang sama siapa. Padahal saudara kamu yang biasanya kamu ajak ke resepsi pernikahan kawan, baru tidak bisa diajak karena ada kepentingan pribadi. Nah, situasi seperti inilah yang membuat duka si jomblo..hahaha

Ini sekedar cerita satu sisi dari seorang jomblo dan di luar sana masih sangat banyak jomblo yang bahagia dalam kesendirian mereka yang pastinya cerita mereka tak kalah menarik..🙂

*Note: ini sekedar tulisan ringan saat waktu luang di tengah- tengah kesibukan tugas akhir😛

Just keep smilling and make yourself comfortable with what your situation is.

One thought on “Jomblo- satu kata yang bermakna

  1. Postingannya menarik sekali…🙂
    Jangan lama-lama ya jomblonya, buat yg jomblo banyak2 berdo’a aja🙂
    Misal kalo buat ikhwan “Ya Allah, karuniakanlah kepada hamba istri-istri yang sholehah, yang menyedapkan pandangan mata dan penuh cinta kepada hamba…” (kalo buat akhwat tinggal ganti “istri-istri” jadi suami, jangan suami-suami ya, he..he..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s