No Title

room

Hari ini pukul 04.42 gue masih di depan laptop dengan berbagai tugas yang belum kelar.. *tik tok tik tok (suara jam dinding terdengar sangat jelas di kamar). Ya..kemarin setelah dari kampus buat ngembaliin buku dan lain- lain akhirnya gue putuskan buat pulang ke Solo. Baru kali ini benar- benar gue memutuskan untuk membolos kuliah… “huft…lagi penat di Jogja”, pikir gue saat itu.

Sebagai anak terakhir dari tiga bersaudara, gue menjadi anak paling bontot di keluarga jadi sebesar apapun gue saat ini masih dianggep anak kecil. Alhamdulillah…meski anak paling bontot, tetapi keluarga memberikan kebebasan bersyarat buat gue melakukan apapun itu dengan syarat hal- hal tersebut positif dari sisi agama maupun masyarakat. Lagipula keluarga gue (ayah, ibu, dan kedua kakak gue) tau bahwa gue pasti nggak bakal neko- neko. Sebagai anak bontot dengan tanpa adik itu membuat hati lumayan bahagia. Senengnya kalau jadi anak bontot itu nggak bisa diungkapin, yang jelas kalau kemana- mana biasanya bakal ditraktir..hahaha.

Selain itu, kalau kita nggak bisa sharing dengan siapapun tentang kepenatan kita, maka memiliki saudara itu bisa menjadi solusi untuk tempat sharing. Itulah yang gue lakukin beberapa hari kemarin, yaitu gue telpon kakak gue yang kedua karena entah mengapa saat itu gue lagi pengen banget cerita sama seseorang, tetapi nggak dengan teman- teman gue di Jogja, nggak juga dengan ibu atau ayah. Sebenarnya gue deket banget sama ayah dan ibu, tetapi gue harus berpikir ulang buat cerita kepenatan pribadi gue dengan mereka karena nggak mau nambah- nambahin pikiran ke ibu atau ayah. Pagi hari, gue telpon kakak dan nggak nyangka gue jadi melankolis abis ketika telpon beliau. Dari perbincangan kami, akhirnya gue putusin buat bolos kuliah.

Pagi hari setelah urusan kelar di kampus, sekitar pukul 9 pagi gue pulang ke Solo naik motor Honda X berwarna biru dengan plat ADxxxxxt. Sekitar 2 jam, perjalanan yang cukup melelahkan akhirnya mengantarkan gue sampai ke rumah. Sungguh, menyenangkan bisa pulang.

Akhirnya gue bisa bertemu dengan keluarga dan bertemu dengan keponakan- keponakan gue, geje abis mereka. Gaya geje keponakan cakep dan cantik itu pun akhirnya membuat tantenya yang baru pulang dengan wajah kusut bisa tertawa terpingkal- pingkal. Hidangan nan lezat pun sudah disiapin…hmm…lezatos. Hati senang, perut pun kenyang.

Okey…udah itu aja yang mau gue ceritakan. Selanjutnya, mari melanjutkan mengerjakan tugas.. *yeay..semangat thesis… ^____^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s