Last Minutes Person -___-

time

Tidak maksimal, mungkin ini adalah kata yang tepat untuk tugas yang saya kumpulkan hari ini. Jumlahnya saja hanya 20 lembar, jauh dari jumlah lembaran yang dikerjakan oleh teman saya, bahkan entahlah, saya agak sedikit kecewa dengan tugas kuliah saya hari ini. Tadi malam saya sudah begadang untuk mengerjakannya, tetapi ternyata di luar prediksi, yang saya kira saya dapat menyelesaikannya dalam satu malam seperti Bandungbondowoso yang bisa membuat candi dalam waktu satu malam saja, ternyata tidak.

“Harusnya tugas itu saya selesaikan sejak dulu, nggak ngerjain setengah- setengah begini”, guman saya tadi pagi ketika mata mulai memerah karena kurang tidur dan wajah sudah pucat pasi karena kecapaian. Benar saja, bagaimana tidak kecapaian, beberapa hari ini saya terlalu sibuk. Dari hari Jum’at, saya harus menempuh jalan cukup jauh dengan berjalan kaki ke stasiun karena sebelumnya salah naik bus umum. Kemudian dilanjutkan hari Sabtu yang harus mengajar dari pagi hingga sore kemudian pulangnya lanjut makan karena sebelumnya belum makan dari pagi (oh..ternyata saya telat makan sangat saat itu), dan akhirnya menutup hari dengan tepar di kamar wisma, tidur cepat dan tiba- tba ketika bangun ternyata sudah pagi.

Dilanjutkan hari Sabtu, dengan semangat empat lima belajar pagi kemudian mengikuti test tahsin di salah satu rumah ummahat di dekat pondok Jamillurrahman Bantul, kemudian dilanjutkan dengan mengajar di MTs sampai sore. Pulang pukul 15.30 WIB lanjut bolak- balik menyiapkan kajian Karumah (Kajian Rutin Muslimah) di Masjid Pogung Raya. Ketika jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, saya baru bisa membuka buku dan memulai menyelesaikan mengerjakan tugas kuliah.

Sudah jelaslah bagaimana tugas yang saya kerjakan, rasa- rasanya sedikit banyak masih jauh dari kata sempurna.. -___- *huft…menghela nafas

Haii, kawan… jika saya diijinkan memberi sedikit nasehat, “jangan menjadi a last minute person seperti saya”. Kalau ada yang belum tau apa itu last minute person maka saya akan sedikit menyinggungnya, “a last minute person” adalah dia yang suka mengerjakan tugas kuliah di akhir waktu alias mepet- mepet dan akhirnya malah benar- benar kehabisan waktu. Menjadi insan seperti itu sangatlah tidak menyenangkan. Ya..sepert inilah akhirnya tugas tidak sempurna. Tersangka paling utama adalah saya dan yang paling kena imbasnya adalah saya. Orang- orang seperti ini memang harus segera sadar untuk berubah agar hal serupa tidak diulanginya lagi, dan saya yang memang harus bangun dari menjadi a last minute person. Memang sepertinya saya harus ditampar seperti ini agar sadar.. #eh *bukan ditampar secara fisik tetapi secara psikis ditampar dengan jalan seperti ini.

Sungguh saya memang harus berubah dengan tidak menunda waktu mengerjakan tugas kuliah… #bicara sama diri sendiri#

Saya jadi ingat firman dari Allah Ta’ala berikut ini:
“Baginya (manusia) ada malaikat- malaikat yang selalu menjaganya bergiliran, dari depan dan belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, maka tak ada yang menolaknya dan tidak ada pelindung selain dia” (Q.S. Ar- Ra’d surat ke-13 ayat 11)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s