Balada Laptop yang Rusak

South_River_Wetlands_Wild_Rice_a_

Sekedar flashback cerita yang lalu yang sebenarnya sampai sekarang pun masih saya alami. Cerita yang menyedihkan bisa dibilang seperti itu, tepatnya 2 bulan lalu. Ini cerita mengenai sahabat saya, laptop ASUS warna hitam yang telah menemani saya selama kurang lebih empat tahun.

Dimulai dari perjalanan balik ke Jogja dari Solo, saat itu saya naik motor sendiri. Jangan heran, saya memang lumayan sering bolak- balik Solo- Jogja dengan berkendara motor. Walau sebenarnya saat- saat ini sudah jarang karena orang tua saya lebih senang saya ketika pulang naik kendaraan umum saja agar tidak kecapaian dan lebih aman. Okey..kita balik ke cerita tadi.

Saat itu saya balik ke Jogja dengan membawa barang- barang bawaan yang lumayan banyak, yaitu tas ransel dan tas selempang yang turut saya bawa. Tas ransel itu berisikan laptop yang memang sengaja saya bawa pulang untuk mengerjakan tugas.  Akan tetapi, siapa yang menyangka bahwa di tengah perjalanan balik ke Jogja, tepatnya di kota Klaten, hujan mengguyur secara tiba- tiba dengan derasya. Seketika itu, saya ambil jas hujan untuk saya sendiri dan tentunya untuk tas saya. Perjalanan pun akhirnya saya lanjutkan agar menghemat waktu sehingga bisa secepatnya sampai Jogja. Tak saya pikirkan sedetik pun bahwa karena air hujan yang masuk dan karena gunjangan di perjalanan membuat laptop saya akhirnya rusak..😥 dihidupkan pun tidak mau. Padahal besok deadline tugas, yang memang saat- saat itu baru sibuk- sibuknya mengerjakan paper dan harus segera dikumpulkan. Parahnya lagi, saya baru mendapati laptop saya rusak ketika malam hari dan tidak mungkin malam- malam, seorang anak perempuan keluar tanpa mahrom untuk ke tempat service laptop.

Entah apa yang ada di pikiran saya saat itu, rasanya saya ingin menangis. Bagaimana tidak ingin menangis, tugas saya saja belum kelar, setengah tugas yang sudah saya kerjakan ada di laptop tersebut dan laptop tidak bisa dinyalakan. Untungnya itu tugas kelompok, jadinya teman kelompok yang lain pastinya memiliki file berisikan data kami. Langsung saya sms teman saya kemudian saya ceritakn kejadiaannya. Untunglah, teman- teman saya memahami. Baru ke esokan harinya, saya bawa laptop saya ke tempat service yang pertama, satu minggu kemudian tiada kabar dan ternyata di sana tidak bisa memperbaiki. Lalu saya pindah ke temannya teman saya yang katanya ahli komputer, saya minta dia untuk memperbaiki, tentunya melalui perantara teman saya yang perempuan. Finally, hasilnya juga nihil. Pusing memikirkan masalah saya itu, rasanya saya ingin menangis sekencang- kancangnya, bagaimana bisa saya secara tidak langsung merusak laptop saya sendiri karena sepertinya saya kurang hati- hati dalam membawa saat itu. Bertambah bingung lagi, ketika banyak tugas yang masih harus saya kerjakan.

Info dari teman wisma akhirnya mengantarkan saya untuk membawa laptop kesayangan agar bisa diservice-kan ke tempat service yang ketiga, yang merupakan tempat rekomendasi darinya. Sejak tanggal 4-4-2014 sampai sekarang 24-6-2014, laptop saya belum juga selesai diperbaiki, entah sampai kapan laptop saya harus opname di sana. Kerusakan yang parah mungkin yang membuat laptop saya harus berlama- lama di sana; data internal yang rusak, RAM yang juga rusak, dan beberapa bagian yang juga rusak.

Dan taukah, teman…apa yang saya lakukan ketika laptop saya rusak dan berhenti beroperasi membantu saya untuk mengerjakan tugas, padahal dosen di kampus saja tidak berhenti memberikan tugas, yaitu yang saya lakukan adalah meminjam laptop teman wisma yang ketika saat itu tidak dipakai. Jadi jangan heran ketika mendapati mata saya menghitam karena harus menunggu teman saya selesai mengerjakan tugas dahulu sehingga bagian saya adalah mengerjakan di tengah malam, atau jangan heran juga ketika mendapati saya tengah dimabuk tugas di depan komputer perpustakaan Pascasarjana untuk sekedar mengetik tugas- tugas saya itu. Satu lagi adalah saya harus menginap di kost teman saya untuk mengerjakan tugas. Itulah mozaik- mozaik kehidupan yang akan membuat saya lebih baik lagi dan saya percaya itu. Allah Ta’ala memberikan cobaan seperti ini agar saya bisa mengambil pelajaran dari masalah tersebut. Sebagai seorang muslim pasti tidak asing akan ayat ini:

Allah tidak akan membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa) : Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami bersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami ; ampunilah kami ; dan rahmatilah kami. Engkau penolong kami maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir. (al-Baqarah 286)

Masyaa Allah,  sungguh luar biasanya Allah Ta’ala yang telah memberikan rahmat dan nikmat yang besar kepada hamba- hamba-Nya. Di kala tugas kampus yang semakin banyak, alhamdulillah….saya masih ada rezeki untuk membeli netbook (laptop kecil). Yaa….uang beasiswa saya akhirnya saya ambil untuk membeli netbook baru. Memang sesuatu itu harus ada pengorbanan, begitu pun untuk mengerjakan tugas ini, daripada saya harus merelakan IPK saya jelek karena tidak mengerjakan tugas, maka lebih baik saya merogoh koceng dalam- dalam untuk membelinya, dengan mengencangkan ikat pinggang untuk living cost saya.

Bismillah, semoga dengan yang baru ini, semangat saya untuk menuntut ilmu dien dan dunia juga semakin meningkat. Doakan ya, kawan..🙂

Akhir kata:

“Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (ayat yang selalu diulang- ulang dalam Q.S. Ar-Rahman)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s