Deadline

Hidup itu seperti rangkaian deadline- deadline yang harus dijalani. Dari saat kita menginjakkan kaki di dunia sampai nanti kita meninggalkan dunia. Ingatkah Anda ketika masih kecil dan berusaha berjalan? nah..ketika itu mungkin kita tidak diberi batas waktu secara jelas untuk bisa berjalan tetapi dengan tanpa tersirat pun pasti orang tua kita menunggu kita untuk bisa melihat anak mereka bisa berjalan di awal umur dua tahunan atau bahkan mungkin ketika menginjak umur satu tahunan. Pun ketika kita sudah menginjak dewasa, orang- orang di sekitar kita baik secara langsung maupun tidak langsung akan menanyakan sebuah pertanyaan”Nak, kapan kamu lulus kuliah?” yang ditujukan kepada mahasiwa/i tingkat akhir. Atau orang sekitar akan bertanya, “Nak, kapan kamu menikah?”, pertanyaan untuk orang yang sudah lulus kuliah dan bekerja.

Pertanyaan- pertanyaan itu seolah- olah memiliki deadline tersendiri bagi orang yang ditanya.

Dari sekian pertanyaan sebenarnya ada pertanyaan yang paling penting yang perlu diingat selain pertanyaan manusia tentang permasalahan dunia adalah mengenai deadline hidup kita masing- masing. Deadline kita meninggal dunia yang fana ini, kemudian kita pun perlu bertanya dalam hati “apakah bekal untuk menghadapNya sudah mencukupi?”.

-ditulis di Kota Rindu, Yogyakarta-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s