Sepotong Rindu untuk Sahabat

picture
Sahabat…
Sudah lama rasanya kita tidak bersua untuk bertemu dan bertegur sapa..
membagi keceriaan satu sama lain..
Saling mengingatkan satu sama lain..
dan saling menasehati satu sama lain..
Hal itu sangat indah untuk dikenang, duhai sahabat..
————————————————————————-
Sahabat, masih ingatkah dirimu?
Ketika kita sering bertemu di majelis ilmu di masjid yang berada di tempat itu..
jilbabmu yang panjang menjuntai sangat terlihat anggun…
kecantikanmu tertutup oleh jilbabmu yang berwarna gelap…
aku sangat senang dekat denganmu, duhai sahabat…
aku mencintaimu karena Allah Ta’ala, sahabat..
dan memang benar adanya seorang sahabat yang baik itu adalah yang bisa meluruskan kita ketika kita salah dan membenarkan kita ketika kita benar..
————————————————————————-
Ketika sekian lama kita berpisah..
rasanya sangat rindu sekali denganmu, duhai sahabat…
ucapan sapaan yang ingin aku ucapkan saat bertemu langsung denganmu..
wahai sahabat, apakah engkau masih seperti yang dulu?
yang mengenakan pakaian anggun dengan jilbab yang menjuntai panjang…
yang bersemangat untuk menuntut ilmu agama…
————————————————————————-
Sahabat,
Sepotong surat ini, aku rangkaikan kepadamu…
karena rasa rinduku kepadamu…
ingin sekali raga ini bersua denganmu lagi dalam majelis ilmu…
aku jadi teringat tentang nasehat Asy-Syafi’iy,
————————————————————————-
“Bertakwalah kepada Allah, permisalkanlah akhirat dalam hatimu, jadikanlah kematian antara kedua matamu, dan janganlah lupa bahwa engkau akan berdiri di hadapan Allah. Takutlah terhadap Allah ‘Azza wa Jalla, jauhilah segalah hal yang Dia haramkan, laksanakanlah segala perkara yang Dia wajibkan, dan hendaknya engkau bersama Allah di manapun engkau berada. Janganlah sekali-kali engkau menganggap kecil nikmat Allah kepadamu -walaupun nikmat itu sedikit- dan balaslah dengan bersyukur. Jadikanlah diammu sebagai tafakkur, pembicaraanmu sebagai dzikir, dan pandanganmu sebagai pelajaran. Maafkanlah orang­ yang menzhalimimu, sambunglah (silaturrahmi dari) orang yang memutus silaturahmi terhadapmu, berbuat baiklah kepada siapapun yang berbuat jelek kepadamu, bersabarlah terhadap segala musibah, dan berlindunglah kepada Allah dari api neraka dengan ketakwaan.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s