Interesting Quotation in Literature

literature-sastra

Gerimis belum juga kunjung reda pagi ini. Seperti hari- hari biasa jika saya dalam suasana seperti ini, saya coba untuk membaca tulisan- tulisan ringan yang saya dapati di internet atau beberapa buku ringan maupun yang cukup berat (dari isi bacaannya maksudnya) yang memang saya koleksi sekedar untuk menghilangkan kejenuhan. Ya memang membaca itu membuat saya lebih bahagia..😀

Nah ini ada beberapa quotation dari seorang penulis yang katanya merupakan penulis dari buku- buku best seller. Beliau adalah darwis tere liye. Saya sebenarnya cukup tidak asing dengan nama penulis tersebut karena beberapa teman saya menyukai bahkan sangat menggandrungi novel- novel beliau. Yah, mengingat saya memang tidak terlalu menyukai buku yang berbau fiksi, bahkan menulis tulisan yang berbau fiksi saja susahnya minta ampun, saya pun tidak mengenalnya lebih dalam. Memegang karya novel darwis tere liye pun tidak pernah.hehe.. So, mohon dimaklumi.

Akan tetapi, suatu hari ya tepatnya hari ini dengan tidak sengaja saya membaca quotation dari buku- buku darwis tere liye yang saya suka dan kemudian saya sengaja menge-share-kannya ke blog saya yang terbungkus dalam tulisan ringan. Then, berikut quotation beliau:

“Bagi anak laki-laki, Ibu adalah cinta pertama dan sejati. Jadi berhentilah menggombali anak gadis orang. Siapa sih gadis itu? baru kenal juga beberapa bulan, bukti cintanya pun belum terlihat, mau sekali disuruh2 nunggu, jemput kesana-kemari, ntraktir, ngabisin duit, batal belajar, galau, dsbgnya.

Bandingkan dengan Ibu kita, kenal sejak bayi, sudah terbukti cintanya, rela diberakin, dikencingin, tapi sudah besar kita disuruh mengerjakan hal sepele saja oleh Ibu, ah, tidak mau.
Selalu ingat, anak laki-laki yg baik, memuliakan Ibunya.”

“Tidak ada definisi pacaran Islami. Mau pakai assalammualaikum, berduaan ke masjid pengajian, nonton konser maher zein, mojok baca buku2 agama, atau bareng2 mengucap doa perjalanan saat boncengan naik motor.

Kalau ada yg punya istilah pacaran Islami, maka besok lusa acara gosip di televisi bisa mengaku ‘gosip Islami’, hostnya pakai kerudung, mengucap salam, dan host acaranya fasih dgn kalimat zikir di dalamnya saat menggelar gosip2. Subhanallah, allahuakbar, alhamdulillah dsbgnya.

Jangan dicampur2 ya. Urusan ini bukan karedok atau gado2.”

“Pembuka kunci jodoh terbesar buat kalian adalah: Selalu berbuat baik, dan jadikan akhlak yg baik terpancar merekah di sekitar kalian. Maka insya Allah, seperti petromaks yg diletakkan di tengah-tengah sawah, kalian akan amat menarik perhatian serangga di sekitar–maaf kalau ilustrasinya hiperbolik.

Dan kalian akan langsung mendapatkan dua kabar baik sekaligus:
1) Yang mendekat tentu saja yang hanya bisa melihat kebaikan kalian tersebut. Otomatis terseleksi. Bukan sembarang lelaki yg terbiasa mengerubungi petromaks dengan pakaian seksi dan mengumbar aurat; jadi kalaupun yg mendekat sedikit, tak usah berkecil hati (itu sudah finalist-nya). Sy kadang kasihan dgn perempuan2 yg berusaha menarik perhatian lawan jenisnya dengan tampilan tak senonoh, boleh jadi kalian mendapatkannya, tp cintanya mungkin sedangkal tampilan fisik kalian sahaja.

2) Kabar baik kedua: otomatis dengan kebaikan2 itu, kalian juga mendapatkan manfaat tidak terlihat: tidak pusing dgn penilaian orang, tidak cemas dengan usia, dan tidak takut hidup sendiri, selalu bersyukur, menikmati setiap detik kehidupan.

Nah, tinggal semuanya sekarang dibungkus dengan pengharapan kepada yg maha memiliki harapan. Doa-doa.”

“Sejatinya, rasa suka tidak perlu diumbar, ditulis, apalagi kaupamer-pamerkan. Semakin sering kau mengatakannya, jangan-jangan dia semakin hambar, jangan-jangan kita mengatakannya hanya karena untuk menyugesti, bertanya pada diri sendiri, apa memang sesuka itu.”

“Maka sifat jujur (selalu) lebih penting dibanding pintar.
Maka sifat kerja keras (selalu) lebih unggul dibanding jenius.

*gigit keras2 prinsip ini, meski rontok seluruh gigi, meski tinggal kita sendirian yg meyakininya.”

“Memaafkan (itu harus) tapi tdk melupakan (agar jd pelajaran dan tdk terulang).”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s